oleh

Bersama Telkomsel, SMK KAL-1 Sosialisasikan Program “Merdeka Belajar Jarak Jauh”

MedanEkspres | Surabaya – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatan Laut SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto, M.Si menerima kunjungan Managemen Telkomsel Wilayah Jawa Timur diwakil Achmad Iqbal Rosidi selaku Officer LE RAM Jawa Timur dan Agustina Dwi Anggraeni Supervisor Mass Market Jawa Timur Kamis, (10/09/20) dalam rangka sosialisasi program “Merdeka Belajar Jarak Jauh” kepada seluruh guru yang kesehariannya aktif melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ)/Daring.

SMK KAL-1 Surabaya sejak awal Semester pertama tahun pelajaran 2020/2021 telah melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ)/ Daring kepada seluruh siswanya baik kelas X,XI dan XII bahkan program ini telah berjalan lebih efektif dengan diadakannya system baru yang di terapkan dengan metode “Patroli Pembelajaran Jarak Jauh/ Daring” yang langsung dapat di monitor dari Ruang Kendali Patroli Pembelajaran dari Ruang Guru SMK KAL-1.

Bahkan sejak awal komitmen Kepala sekolah sudah memberikan kemudahan kepada siswa yang memang mengalami kesulitan dalam pembelajaran daring dengan membagikan secara cuma-cuma kuota internet, khususnya kepada siswa-siswa yang tergolong tidak mampu/anak yatim.

Kedatangan Managemen Telkomsel disambut dengan positif oleh seluruh guru, mereka membawa misi khusus untuk memberi motivasi “Merdeka Belajar Jarak Jauh” yang menjadi program Kemendikbud di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo, bahkan juga membagi-bagikan 650 Kartu Perdana Telkomsel kuota 10 G untuk siswa dan 72 Kartu Perdana Telkomsel guna mendukung pembelajaran jarak jauh PJJ/Daring.

Agustina menjelaskan kepada para guru saat berlangsung tanya jawab, bahwa kuaota 10 G hanya dapat di fungsikan dalam pembelajaran siswa, kartu ini sudah di desain hanya untuk program pembelajaran dan tidak bisa di gunakan di luar program pembelajaran.

Pihak Telkomsel juga akan memberikan keringanan untuk isi ulang kuota di kartu khusus ini. Dengan pembelian seharga Rp.5.000,- akan dapat kuota sebesar 11 G (10 G kuota untuk program pembelajaran dan 1 G kuota bebas).

Dengan kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran siswa tidak boleh dilaksanakan dengan Tatap Muka, Telkomsel sebagai operator Telekomunikasi merasa terpanggil untuk hadir ikut bersama-sama pemerintah membangun negara melalui jalur pendidikan sekaligus memberikan support dalam pembelajaran daring, dimana Telkomsel telah menyediakan 1,3 juta kartu khusus untuk Wilayah Jawa Timur untuk mendukung program “Merdeka Belajar Jarak Jauh”.

Filosofi “Merdeka Belajar” mengandung makna yang mendalam, yakni mengajarkan semangat dan cara mendidik anak untuk menjadi manusia yang merdeka batinnya, merdeka pikirnya, dan merdeka tenaganya.

Dengan jalan pemebelajaran di era Covid-19 hal ini dapat dilaksanakan dengan program “Merdeka Belajar Jarak Jauh“ sehingga tuntutan hasil pembelajaran akan dapat dimaksimalkan.

Karena kondisi PJJ memang menjadi salah satu alternatif agar siswa tetap dapat belajar meskipun dari rumah. Merdeka Belajar Jarak Jauh diharapkan dapat menghasilkan suatu kompetensi kepada peserta didik sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional (*/Zul)

*Sumber: Humas Yht/dar

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed