oleh

Simulasikan Pendidikan Vokasi Dimasa Pandemi Covid-19, SMK KAL-1 Sasar Kawasan Suramadu

MedanEkspres | Surabaya – Untuk menginplementasikan Keputusan Bersama Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang panduan Pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19, Kemendikbud pada Jumat (07/08/2020) telah mengijinkan bagi sekolah Kejuruan melaksanakan Pembelajaran Praktikum.

Terkait hal ini, maka Sekolah Menengah Khusus Angkatan Laut (SMK KAL-1) Surabaya pada Kamis (13/08/2020) akhirnya melaksanakan simulasi praktikum di kawasan Kedung Cowek Suramadu.

Menurut Kepala Sekolah SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Drs. Ambar Kristiyanto, M.Si, sekolah kejuruan tanpa melaksanakan pendidikan vokasi/ praktek yang sebenarnya, tidaklah akan menghasilkan peserta didik yang kompeten dalam keahliannya. Oleh kerenanya dengan sarana “Vocational Mobile Teaching” yang di miliki SMK KAL-1 hari ini untuk yang kedua kalinya melaksanakan simulasi praktik di luar sekolah di kawasan Kedung Cowek Suramadu, dimana sebelumnya telah melaksanakan kegiatan serupa di kawasan Dukuh Kupang.

Dengan Vocational Mobile Teaching yang dilengkapi dengan peralatan Standart minimal dari bengkel di empat kejuruan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Pemesinan( TPM), Teknik Instalasi Tenaga Listrik ( TITL) dan Teknik Audio yang Video( TAV ) di sekolah SMK KAL-1 dibawah pembinaan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya melaksanakan secara keliling ke daerah sasaran tempat tinggal siswa.

Simulasi Vokasi siswa SMK KAL-1 Surabaya dibuka oleh Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Drs SD Seputra, S.K.M., M.M secara Vicon/zoom dengan Kepala Sekolah SMK KAL-1 yang mendampingi siswanya di lokasi.

Penunjukan daerah sasaran praktek sebelumnya telah dikondisikan oleh Waka Kesiswaan dan Humas Munawar, S.Pd yang berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pembelajaran aman dari covid-19. Mereka/ siswa dilengkapi dengan masker, sarung tangan, face shield, hand sanitizer serta physical distancing sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI No. 01.07/ Menkes/382/2020.

Dengan diberlakukan protokol kesehatam ini harapkan seluruh guru dan siswa yang melaksanakan praktikum di daerah sasaran dalam keadaan aman.

Proses berlangsungnya simulasi praktikum dari daerah sasaran dapat di monitor oleh Waka Kurikulum dan Operasional Pendidikan Arie Sutrijono, S.Pd., M.M dari Ruang Pusat Pengendali Pembelajaran Daring yang berada di ruang guru SMK KAL-1 menggunakan zoom. Seluruh siswa berjumlah 28 dari empat jurusan, masing-masing jurusan melibatkan 7 siswa, guru pendamping, kepala bengkel serta Kaprodi, praktikum dilaksanakan secara bergantian selama 45 menit dan dimulai jam 09.00 hingga 11.00.

Menurut Kepsek “siswa yang melaksanakan simulasi praktikum di kawasan Kedung Cowek di bibir selatan Jembatan Suramadu, merupakan siswa yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat praktik/kurang lebih berjarak 3-4 Km dengan standar daerah sudah dinyatakan zone kuning setidak-tidaknya, para siswa tersebut cukup datang di lokasi tanpa harus kesekolah karena dimasa Pandemi Covid-19 siswa belum diijinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah” paparnya. (*/Zul)

*Sumber: Humas Yht/dar

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed