oleh

SMK KAL-1 Hadiri Pembukaan MPLS Tingkat Provinsi Jatim Secara Virtual

MedanEkspres | Surabaya – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 Propmvinsi Jawa Timur dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (13/07/2020).

Upacara pembukaan menghadirkan beberapa perwakilan siswa kelas X dari beberapa SMA/SMK Negeri maupun Swasta yang berada di Jawa Timur.

Pembukaan berlangsung secara hikmad. Diawali laporan dari Perwira Upacara, Guntur Romadhani, siswa kelas XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari SMK KAL-1 Surabaya.

Kemudian menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila oleh Dino Surya Wijaya dari SMAN Taruna Bayangkara Banyuwangi, Ikrar Siswa oleh Ketua Osis Jawa Timur, Ja’far Elyas dari SMAN Taruna Nala Malang, serta dilanjutkan laporan Wakhid Wahyudi selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Seluruh perwakilah siswa yang hadir di acara tersebut di damping oleh Kepala Sekolah masing-masing .

MPLS secara virtual tahun pelajaran 2020/2021 se Provinsi Jawa Timur diikuti 400 ribu peserta didik baru jenjang SMA/SMK. Terdiri dari 423 SMA Negeri, 1.118 SMA Swasta, 297 SMK Negeri serta 1.821 SMK Swasta.

Mereka ini akan mengikuti MPLS secara daring bagi yang lokasi sekolahnya masih berstatus zone merah masa pandemi Covid-19 berdasarkan kebijakasanaan dan ketentuan dari pusat.

Bagi sekolah yang berada pada zone hijau, diijinkan untuk melaksanakan MPLS metode tatap muka dengan persyaratan ketat berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, MPLS tahun pelajara 2020/2021 akan berlangsung selama 3 hari dan bagi sekolah boleh menambah 2 hari untuk persiapan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur dalam amanatnya yang di sampaikan secara Teleconfenrce yang di monitor oleh SMA/SMK se Jawa Timur menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS daring di laksanakan berdasarkan kebijakan dari pusat, bagi sekolah yang berada di zone merah MPLS belum bisa di laksanakan seperti di tahun sebelumnya, karena kondisi masih belum memungkinkan. Metode daring ini dilakukan agar peserta didik baru dapat melaksanakan kegiatan sekolah.

“Kita, seluruh insan pendidikan tetap optimis dan semangat selama proses pendidikan meski harus dilakukan secara daring. Mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir dan para siswa dapat mengikuti kembali belajar di sekolah,” tuturnya.

Kepala Sekolah Letkol Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto, M.Si, yang baru 6 bulan duduk sebagai orang nomor wakhid di sekolah yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya ini telah membangun kepercayaan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, sehingga dalam pelaksanaan upacara MPLS yang dibuka Gubernur Jatim seraca Virtual di Grahadi Surabaya, SMK KAL-1 Surabaya mendapat kepercayaan untuk menyertakan perwakilan siswanya menjadi Perwira Upacara. Seluruh rangkaian upacara pembukaan MPLS secara Virtual di Jawa Timur ini berjalan sesuai rencana (*/Zul)

*Sumber: YHT/dar

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed