oleh

Kapendam I/BB: Laporan Hasil TMMD Ke-107 TA 2020 Memenuhi Sasaran dan Tepat Waktu

MedanEkspres | Medan – Laporan hasil pelaksanaan program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 dan TMMD Imbangan TA 2020 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan yang hari ini diserahkan ke pemerintah daerah, sudah memenuhi target sasaran dan tepat waktu.

Berbagai sasaran fisik dalam wujud infrastruktur pedesaan, maupun sasaran non fisik berupa penyuluhan aneka bidang untuk pembangunan SDM, telah pun dirampungkan 100 Persen oleh Satgas TMMD.

Namun hal ini tidak lantas membuat Satgas TMMD berbagai diri. Masih banyak evaluasi dan masukan-masukan sebagai analisa kegiatan serupa dimasa yang akan datang, sehingga TNI akan terus berkarya dan berinovasi meningkatkan pengabdian TNI kepada Rakyat.

Kapendam I/BB: Laporan Hasil TMMD Ke-107 TA 2020 Memenuhi Sasaran dan Tepat Waktu. (@ Pendam I/BB)

Dan TNI akan terus memberikan darma bakti terbaiknya, salah satunya melalui program TMMD yang merupakan wujud Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Kapendam I/BB), Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, S. Sos, M. Si dalam press release di Media Centre Pendam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Selasa (14/4/2020) siang.

Kapendam menerangkan, bahwa TMMD yang ke 107 ini telah selesai namun tugas dan tanggung jawab TNI tidak lantas berakhir sampai disini. “Kita terus memantau perkembangan apa yang telah dibangun melalui jerih payah bersama rakyat yang tentunya perlu dijaga dan dilestarikan, sehingga dapat bermanfaat serta mempunyai nilai yang sangat positif dimasa mendatang dan berhasil guna bagi masyarakat luas terutama generasi muda sebagai garda terdepan penerus bangsa ini,” jelas Kolonel Zeni.

Kapendam I/BB: Laporan Hasil TMMD Ke-107 TA 2020 Memenuhi Sasaran dan Tepat Waktu. (@ Pendam I/BB)

Meski sasaran pembangunan dalam TMMD berskala mikro, lanjut Zeni, namun programnya sangat riil, karena menyentuh langsung geliat percepatan pembangunan daerah. Program TMMD yang awalnya hanya digelar 2 (dua) kali dalam setahun, kini menjadi 3 (tiga) kali setahun. Program pekerjaannya sendiri bisa diteruskan untuk dikerjakan dengan skala yang lebih besar dengan alokasi pasukan TNI yang lebih besar pula.

Menurut Kolonel Zeni, TMMD bisa menjadi roda untuk program pembangunan dan pengembangan proyek infrastruktur. Kebersamaan Prajurit TNI dengan warga dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan, merupakan kata kunci.

Kapendam I/BB: Laporan Hasil TMMD Ke-107 TA 2020 Memenuhi Sasaran dan Tepat Waktu. (@ Pendam I/BB)

Program TMMD adalah bentuk keserasian antara TNI dengan rakyat. Sebagai Prajurit, TNI memiliki 2 (dua) peranan utama. Yakni sebagai warga negara dan sebagai Prajurit. Dua fungsi ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, yaitu membela dan menjaga keutuhan Negara, serta membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Di awal pembukaan TMMD ke-107 dan TMMD Imbangan TA 2020 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan, lanjut Zeni, Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah telah memberi penekanan, yakni seluruh personel Satgas agar terus memelihara hubungan yang erat yang sudah terjalin dengan baik selama ini dengan FKPD, dinas terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen masyarakat, sehingga tercipta Kemanunggalan TNI dan rakyat.

Kapendam I/BB: Laporan Hasil TMMD Ke-107 TA 2020 Memenuhi Sasaran dan Tepat Waktu. (@ Pendam I/BB)

Pangdam juga menekankan, bahwa sasaran non fisik sangat penting, karena hasilnya tidak bisa dilihat sekarang, namun ke depan akan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat desa dalam mengangkat kualitas kehidupan yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera serta mampu mandiri. (*/zul)

*Sumber: Pendam I/BB.

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed