oleh

Cegah Covid-19, Lanud RSN Gunakan Drone Semprot Rumah Ibadah

MedanEkspres | Pekanbaru – Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin operasikan 1 unit drone prayer untuk menyemprot disikfektan kebeberapa tempat ibadah di Kota Pekanbaru, Jumat (3/4/2020).

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T.,M.M., mengatakan, bahwa operasi penyemprotan ini dilaksanakan sesuai instruksi Presiden, Panglima TNI dan Kasau dalam rangka membantu Pemerintahan Daerah (Pemda) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) yang sangat mematikan ini.

Cegah Covid-19, Lanud RSN Gunakan Drone Semprot Rumah Ibadah. (@ Pen Lanud RSN)

“Kemudian bersempena dengan HUT TNI AU ke-74, Lanud Roesmin Nurjadin ikut merasa prihatin kandisi dunia, Bangsa Indonesia dan Daerah Riau khususnya Pekanbaru yang tiap hari eskalasi penyebaran corona semakin meningkat, maka suatu kewajiban bagi Lanud Rsn membantu rakyat, hal ini sebagai implementasi 8 Wajib TNI, “Senantiasa Menjadi Contoh Dan Memelopori Usaha-Usaha Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya,” ujar Ronny Moningka.
Cegah Covid-19, Lanud RSN Gunakan Drone Semprot Rumah Ibadah. (@ Pen Lanud RSN)

Ronny Menambahkan, saya yakin dengan mengoperasikan drone ini akan mampu menjangkau daerah-daerah yang sulit dan sekaligus meminimalisir penyerbaran Corona, penyemprotan ini akan terus dilakukan ditempat-tempat ibadah lain, keramaian dan lain sebagainya sampai Indonesia bebas dari covid-19.
Cegah Covid-19, Lanud RSN Gunakan Drone Semprot Rumah Ibadah. (@ Pen Lanud RSN)

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Kolonel PNB Jajang Setiawan,S.M., mengatakan, bahwa drone ini sekali terbang membawa 16 liter disinfektan selama 10-12 menit dengan durasi 1 batteray, sedangkan batteray tersedia hanya 3 unit, dengan kapasitas 3 unit battray berarti 48 liter disinfektan dapat disemprotkan.
Cegah Covid-19, Lanud RSN Gunakan Drone Semprot Rumah Ibadah. (@ Pen Lanud RSN)

“Drone DJI T-16 (Agras) yang dipiloti oleh Shaleh dan teknisi oleh Renal telah memiliki lisensi/sertifikat drone dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), sehingga mampu mengoperasikan drone dengan baik. Hal ini terbukti dengan mengantongi 36 menit jam terbang, drone mampu menyemprotkan 6 lokasi, 1 unit batteray dibagi 2 tempat, dan hasilnya cukup optimal, seperti Masjid Ar-Rahman di Jl.Sudirman, Gereja GBI Bentani di Jl.Tambusai, Vihara di Jln Riau, Pura Jagatnatha Jl Rawa Indah, serta Makolanud dan terakhir di Rumkit dr Sukirman sebagai Posko Cegah Covid-19,” jelas Jajang. (*/zul)

*Sumber: Pen Lanud RSN

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed