oleh

Jenguk Korban Bom Bunuh Diri, Pangdam I/BB: Tetap Semangat dan Jangan Takut

MedanEkspres | Medan – Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah bersama Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto, Asintel Kasdam I/BB, Kapendam I/BB serta Dandim 0201/BS, menjenguk korban bom bunuh diri Mapolrestabes Medan yang sedang dirawat intensif di RS Bhayangkara, Jln Wahid Hasyim Medan, Jumat (15/11/2019) sore.

Foto: redaksi_mec

Ditemani Dansat Brimobdasu, Kombes Pol Abubakar T, dan Karumkit RS Bhayangkara Tk II Medan, Kombes Pol dr Antonius Ginting, SpOG, Mars, Pangdam dan rombongan menjenguk satu persatu korban yang berada di enam kamar terpisah.
Foto: redaksi_mec

Kunjungan diawali di kamar yang dihuni Kompol Abdul Mutholib. Kepada Kasi Propam Polrestabes Medan ini, Pangdam menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi.

“Jangan patah semangat. Terus berjuang untuk kesembuhan dan jangan takut dengan teror yang terjadi,” pesan Pangdam kepada Kompol Abdul Mutholib.

Foto: redaksi_mec

Pesan dan dorongan senada juga disampaikan Pangdam saat menjenguk Kompol Sarponi, Richard Purba (PHL Bagops Polrestabes Medan), Aipda Deni Hamdani, Brigadir Juli Chandra, dan Ihsan Mulyadi Siregar (PNS) di kamarnya masing-masing.

Usai menjenguk, Pangdam dalam kesempatan doorstop dengan media menjelaskan, kehadirannya bersama rombongan adalah untuk memberikan perhatian dan dukungan moril kepada para korban bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu, 13 November 2019.

Foto: redaksi_mec

“Selain sebagai perhatian dan dukungan moril kepada rekan-rekan Polri, kami datang juga untuk memberikan dorongan semangat dan doa kesembuhan kepada para korban,” ucap Mayjen Fadhilah.

Kehadiran ini, lanjut Mayjen Fadhilah, juga menjadi momentum untuk semakin menguatkan semangat dalam memerangi terorisme.

Foto: redaksi_mec

Begitu juga dengan menyikapi peristiwa yang terjadi, Pangdam menegaskan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk memperketat pengamanan di internal.

“Terorisme ini adalah extraordinary crime, sehingga memeranginya perlu dilakukan secara khusus dan bersama-sama, termasuk oleh rekan-rekan media,” jelas mantan Kapuspen TNI itu.

Foto: redaksi_mec

Pengamanan ke dalam, diakui Pangdam sudah dilakukan selama ini. “Namun dengan peristiwa yang terjadi, perlu dimantapkan kembali pengamanan ke dalam agar tidak sampai kecolongan, terutama kepada objek-objek vital, dan kita melakukan pengamanan itu bersama-sama unsur Polri, intelijen dan pemerintah daerah,” urai abituren Akmil 1988 ini.
Foto: redaksi_mec

Sementara, Karumkit Bhayangkara Tk II Medan, Kombes Pol dr Antonius Ginting, SpOG, Mars, menjelaskan, sampai kini kondisi enam pasien korban bom bunuh diri, dalam keadaan baik.

“Para korban tinggal menunggu pemulihan sempurna dalam seminggu ke depan. Begitu juga dengan tiga di antaranya yang menjalani operasi ringan,” jelas Kombes Pol dr Antonius Ginting. (*/zul)

*Sumber: Pendam I/BB

banner 200x200

banner 200x200

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed