6858KALI DIBACA

Selamatkan Bumi untuk Anak Cucu, Pangdam I/BB dan FKPD Sumut Tanam 5000 Mangrove di Pantai Muara Serdang

Selamatkan Bumi untuk Anak Cucu, Pangdam I/BB dan FKPD Sumut Tanam 5000 Mangrove di Pantai Muara Serdang
Foto: Pendam I/BB
banner 200x200

MedanEkspres | Pantai Labu – Aksi penanaman mangrove atau pohon bakau dalam rangka peringatan HUT ke-74 TNI Tahun 2019, dilakukan serentak oleh Kotama di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Kodam I/Bukit Barisan, penanaman mangrove yang mengangkat tema “Selamatkan Bumi Demi Anak Cucu” digelar di Pantai Muara Serdang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Senin (7/10/2019).

Foto: Pendam I/BB


Selain Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah, aksi penanaman 5000 mangrove ini turut melibatkan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Danlantamal I Belawan, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, Pangkosekhanudnas III Medan, Marsma TNI Djhon Amarul, dan unsur Forkopimda Sumut lainnya.

Di kesempatan ini, Pangdam menjelaskan, aksi penanaman mangrove ini dilakukan secara serentak di seluruh Tanah Air. “Kegiatan ini masih dalam rangka peringatan HUT ke-74 TNI, di samping sebagai upaya kita bersama dalam menyelamat bumi untuk diwariskan kepada anak cucu,” ucapnya.

Foto: Pendam I/BB


Pangdam menjelaskan, mangrove memiliki banyak sekali manfaat. Yakni sebagai penyerap polutan, pencegah intrusi air laut, penelitian dan pendidikan, penyimpan karbon, wisata alam, tempat pemijahan aneka biota laut.

“Di dunia, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara yang memiliki hutan mangrove terluas yang mencapai 20 persen dari total hutan mangrove dunia,” kata Pangdam.

Foto: Pendam I/BB


Dengan kondisi hutan mangrove terluas, lanjutnya, maka Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang terbesar serta strukturnya paling bervariasi.

“Warisan alam yang sangat luar biasa ini memberikan tanggung jawab besar bagi bangsa Indonesia untuk melestarikannya, termasuk kita semua di sini,” jelas Mayjen Fadhilah.

Foto: Pendam I/BB


Karena fungsinya yang begitu penting, maka saya sangat menaruh perhatian besar akan kelestarian ekosistem mangrove. Tentu saja karena fungsi dan manfaat yang banyak, di antaranya sebagai pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, tempat berlindung/berkembang biaknya berbagai jenis fauna dan biota laut, sumber pendapatan masyarakat (berupa ekowisata, pemanfaatan kayu dan non kayu) penyiapan karbon serta sebagai mitigasi bencana.

Foto: Pendam I/BB


Dijelaskan mantan Kapuspen TNI ini pula, penanaman mangrove serentak dalam rangka HUT ke-74 TNI Tahun 2019 ini berdasarkan Perpres 73 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 4 tahun 2017 tentang Kebijakan, Strategi, Program dan Indikator Kinerja Pengelolaan Ekosistem Mangrove Nasional, serta Hari Lahan Basah Sedunia.

Foto: Pendam I/BB


Turut hadir dalam kegiatan, antara lain Bupati Deliserang, Ashari Tambunan, Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto, Aster Kasdam I/BB, Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, Pabandya Pam Sintel Kodam l/BB, Dandim 0204/Deliserdang, Letkol Kav Syamsul Arifin, SE, MTr Han, serta Kasiter Korem 022/PT, Kajari Deliserdang dan undangan lainnya. (*/zul)

*Sumber: Pendam I/BB

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below