6852KALI DIBACA

Danrem 023/KS Pimpin Ratusan Prajurit TNI di Upacara HUT Ke-74 TNI Tahun 2019

Danrem 023/KS Pimpin Ratusan Prajurit TNI di Upacara HUT Ke-74 TNI Tahun 2019
Foto: Penrem 023/KS
banner 200x200

MedanEkspres | Sibolga – Korem 023/Kawal Samudera (KS) menggelar upacara peringatan HUT ke-74 TNI bertempat di Lapangan Upacara SMA Mata Uli Pandan, Tapanuli Tengah, Sabtu (5/10/2019).

Upacara HUT ke-74 TNI yang bertemakan “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” ini diikuti ratusan Prajurit TNI AD, TNI AL dan TNI AU, Polri, Satpol PP, Ormas, Pelajar serta PNS TNI wilayah Sibolga–Tapteng.

Danrem 023/KS, Kolonel Inf Tri Saktiyono yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan amanat tertulis Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP.

Foto: Penrem 023/KS


Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan ”Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama.

Panglima TNI juga menambahkan bahwa bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara. Keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya.

Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”.

Foto: Penrem 023/KS


“Selaku Panglima TNI dan atas nama seluruh prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar TNI, saya ucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara. Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

Foto: Penrem 023/KS


“Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” kata Panglima TNI.

Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya.”

“Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI,” tegas Panglima TNI.

Foto: Penrem 023/KS


Karena itu, TNI melakukan pembangunan kekuatan dengan membentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 sampai 2019. Yaitu: Pembentukan Divisi Infanteri-3/ Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi trouble spot di wilayah Indonesia bagian timur.

Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur-unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia, dan Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI, serta Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan kampanye militer, operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Foto: Penrem 023/KS


Dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa.

“Untuk itu, saya akan memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas, untuk dipedomani dan dilaksanakan,” tegas Panglima TNI.

Pertama, perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.

Kedua, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks.

Foto: Penrem 023/KS


Keempat, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif.
Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.”

Upacara HUT ke-74 TNI di wilayah Korem 023/KS turut dihadiri para Dandim jajaran Korem 023/KS, Para pimpinan daerah wilayah Korem 023/KS yang terdiri dari 16 Kabupaten dan 3 Kota, Komandan Lanal Nias, Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy S, SE, MTr Hanla, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga, Letkol Laut (P) Betrawarman, Dansat Radar 234 Sibolga, Mayor Lek Alfred Anes, Dan/Ka Satdisjan, para Kasi, Kabalak Korem dan perwakilan TNI AU dan TNI AL, Persit, Jalasenastri, IKKT dan beberapa instansi lainnya. (*/zul)

*Sumber: Penrem 023/KS

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below