7188KALI DIBACA

Hindari Gas Air Mata Polisi, Mahasiswa Medan Lari ke Makodim 0201/BS

Hindari Gas Air Mata Polisi, Mahasiswa Medan Lari ke Makodim 0201/BS
Foto: Pendim 0201/BS
banner 200x200

MedanEkspres | Medan – Aksi demo ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Jln Imam Bonjol dan di depan Gedung PN Medan, Jln Pengadilan, Selasa (24/9/2019), sontak ricuh.

Kerumunan massa mahasiswa yang tadinya tampak begitu solid, tiba-tiba cerai berai dihantam tembakan gas air mata polisi. Tak ketinggalan water canon juga ikut membombardir “pertahanan” massa mahasiswa.

Situasi langsung berubah dramatis. Konsentrasi massa mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut terlihat kocar kacir. Begitu juga di depan Gedung PN Medan yang langsung meluruk ke dalam Markas Kodim 0201/BS yang bersebelahan gedung.

Massa mahasiswa lari menyelamatkan diri untuk menghindari rasa perih di mata yang terpapar gas air mata yang ditembakkan Polisi.

Di Makodim 0201/BS, sejumlah Prajurit yang berjaga langsung membantu mahasiswa yang mencari air untuk mencuci matanya.

Foto: Pendim 0201/BS


Setelah membersihkan matanya, para mahasiswa itu justeru memilih untuk berlindung di Markas Kodim 0201/BS. Ada yang masuk ke aula, atau ke musholla yang sedang direnovasi.

Di luar, situasi masih terus memanas. Bentrokkan antara massa mahasiswa dan Polisi pun tak terelakkan. Akibatnya, tembakkan gas air mata semakin gencar. Sejumlah mahasiswa wanita dan pria terlihat limbung, dan akhirnya jatuh pingsan.

Kembali tindakan simpatik diperlihatkan Prajurit Kodim 0201/BS. Massa mahasiswa yang pingsan langsung dievakusi dengan mobil menuju rumah sakit terdekat.

Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, SSos, pun turun tangan meredakan tensi massa yang bergejolak. Massa mahasiswa dikumpulkan untuk kemudian diberi pengarahan.

“Yang jaga rumah kita siapa? Yang jaga rumah kita siapa?” tanya Dandim melalui pengeras suara ke mahasiswa.
“Kita sendiri! Kami sendiri!” balas mahasiswa dengan suara kompak.

Foto: Pendim 0201/BS


“Jadi saya minta, jagalah Kota Medan, kota yang damai ini, jangan sampai ada rusuh. Saya minta itu ke adik-adik mahasiswa. Saya kumpulkan adik-adik mahasiswa di Kodim bukan mau cari nama. Saya sudah punya nama, Roy Sinaga nama saya. Hanya saya sedih melihat sampai rusuh begitu. Kalian semua generasi penerus Bangsa Indonesia,” papar abituren Akmil 1997 itu dengan lugas.

“Adik-adik mau gak Medan Rusuh?” tanyanya lagi.
“Tidak Pak. Kami percaya sama TNI. Kami cinta TNI. Saat ini TNI masih bisa dipercaya dan membantu kami. Tolong bantu lepaskan kawan-kawan kami yang ditangkap, Pak Dandim,” teriak mahasiswa.

“Semua tenang dulu. Saya pasti bantu, dan akan kita kordinasikan dulu. Saya minta beberapa orang perwakilan ikut saya nanti ya,” ucap Pamen TNI asal Belawan itu.

Tak cukup sampai di situ, mantan Dandim 0203/Langkat ini kembali bertanya melalui pengeras suara.

“Mana Siantar Man? Mana Siantar Man?” ucapnya ke mahasiswa yang langsung direspon dengan acungan sejumlah tangan.
“Lalu, mana anak Medan?” tanyanya pula, yang sontak dijawab hampir seluruh massa yang berkumpul di Makodim 0201/BS.

Seketika tanpa ada yang mengomandoi, massa mahasiswa langsung berteriak “Hidup TNI! Hidup TNI! Terima kasih Pak Dandim. Kami percaya dengan TNI,” ucap massa mahasiswa.

Foto: Pendim 0201/BS


Aksi massa mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Medan ini berlangsung dari pagi hingga menjelang sore. Tuntutan para pendemo, selain mendesak pencabutan RUU KPK dan beberapa produk Rancangan UU lainnya, juga mendesak dilakukannya pengusutan tuntas atas bencana Karhutla di Riau dan beberapa provinsi lainnya di Tanah Air.

Awalnya, aksi massa mahasiswa yang diisi orasi-orasi, berlangsung damai dan tertib. Namun, saat massa mencoba masuk ke dalam gedung dewan, di sinilah situasi menjadi memanas. Apalagi terjadi insiden keributan antara sekelompok mahasiswa dengan oknum petugas Kepolisian yang berjaga.

Cekcok itu langsung menyulut kemarahan dari kubu mahasiswa, begitu juga kubu personil Polisi, sehingga terjadi tembakan gas air mata dan water canon untuk membubarkan massa demo. (*/zul)

*Sumber: redaksi_mec

banner 200x200

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below