2392KALI DIBACA

Pangdam Mulawarman: Pos Perbatasan Bagian Wibawa Pemerintah

Pangdam Mulawarman: Pos Perbatasan Bagian Wibawa Pemerintah
Foto: Dispenad
banner 200x200

MedanEkspres | Balikpapan – Saat berkunjung ke Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg, selain memberikan motivasi kepada prajurit, Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Subiyanto juga menyatakan bahwa Pos Perbatasan merupakan bagian dari wibawa negara yang harus ditegakkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/MLW, Kolonel Kav Dino Martino,S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (23/9/2019).

Diungkapkan Kapendam, kunjungan Pangdam ke perbatasan negara pada Jumat (20/9/2019) ini antara lain ke Pos Aji Kuning, Pos Bukit Keramat serta Pos Kotis Satgas.

Foto: Dispenad


“Kunjungan ini selain melakukan pemeriksaan kondisi Satgas, sekaligus juga memberikan motivasi dan semangat kepada prajurit Satgas Pamtas RI Yonif R 600/Mdg,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam pengarahan singkatnya Pangdam berpesan, agar seluruh prajurit Satgas Pamtas RI Yonif R 600/Mdg yang bertugas melaksanakan tugas operasi dengan penuh tanggung jawab, karena keberadaan Pamtas memiliki fungsi yang vital dan krusial.

“Pos perbatasan negara merupakan bagian dari wibawa negara. Oleh karena itu, tegakkan wibawa negara, ciptakan suasana yang baik, selalu menjadi pengayom masyarakat, serta selalu memberikan pemahaman tentang batas negara kepada masyarakat setempat,” “kata Kapendam mengutip pernyataan Pangdam.

Dino Martino juga menerangkan, kunjungan pucuk pimpinan Kodam ke pos Pamtas yang merupakan pintu keluar masuk perlintasan barang maupun orang dari RI dan Malaysia, sekaligus mengecek dukungan kapal Longboat dari beliau.

Foto: Dispenad


“Kapal Longboat tersebut digunakan untuk mendukung proses pendorongan logistik maupun Serpas personel,” jelasnya.

“Sesuai perencanaan ke depan untuk pos Pamtas Sungai Kaca akan diberikan dukungan untuk menjamin ketersediaan air bersih, karena saat ini sedang diajukan alat yang dapat berfungsi mengolah air laut menjadi air tawar ke Komando Atas,” urai alumi Akmil 1996 ini.

Disampaikan pula, sampai saat ini patok perbatasan yang telah dipatroli oleh prajurit Satgas Pamtas RI Yonif R 600/Mdg sudah meliputi 1.085 buah dari jumlah keseluruhan 6.719 buah.

“Tugas ini akan terus dilanjutkan sampai seluruh pos berhasil dipatroli,” terangnya.

Sementara itu Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/MDG, Mayor Inf Ronald Wahyudi mengungkapkan, kunjungan Pangdam ini merupakan kehormatan bagi prajurit, di tengah kesibukan beliau, masih menyempatkan diri mengunjungi prajuritnya yang bertugas di perbatasan negara.

“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi prajurit dikunjungi pimpinan tertinggi di Kodam VI/Mlw,“ tuturnya.

Dirinya pun berharap, dengan kunjungan pimpinan ini, para prajuritnya makin termotivasi dan bersemangat dalam menjaga patok-patok batas di perbatasan.

Foto: Dispenad


“Mari kita laksanakan tugas ini dengan baik. Tugas ini adalah kehormatan dan kepercayaan yang diberikan negara kepada kita,” pungkasnya.

Selain Kapendam, kunjungan Pangdam ini turut didampingi para Asisten Kasdam VI/Mlw dan Kabalak serta Forkopimda Nunukan. (*/zul)

*Sumber: Dispenad

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below