1558KALI DIBACA

Pangdivif 2 Kostrad Selaku Pangkogasgablinud Sambut Panglima TNI dan Kas Angkatan Tinjau Latgab TNI 2019

Pangdivif 2 Kostrad Selaku Pangkogasgablinud Sambut Panglima TNI dan Kas Angkatan Tinjau Latgab TNI 2019
Foto: Pendiv2

MedanEkspres | Situbondo – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto selaku Pangkogasgablinud menyambut kedatangan
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP, dalam peninjauan langsung gladi Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha 2019” di Pusat Latihan dan Tempur (Puslatpur) Marinir 5 Baluran, Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).

Dalam Latihan Gabungan TNI 2019 ini melibatkan 12.500 prajurit dari tiga matra yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara serta melibatkan Alutsista canggih TNI.

Foto: Pendiv2


Latihan gabungan TNI 2019 yang memiliki sandi “Dharma Yudha 2019” dipimpin oleh Pangkostrad TNI Letjen TNI Besar Harto Karyawan selaku Panglima Komando Gabungan TNI (Pangkogab). Latihan dilakukan selama empat hari sejak 9-12 September mendatang.

Panglima TNI mengatakan, tujuan Latgab TNI tahun 2019 ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI dan satuan dalam operasi gabungan TNI serta untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan di jajaran TNI, yang tinggi dalam rangka menghadapi setiap bentuk ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi di wilayah NKRI.

Foto: Pendiv2


Sementara untuk sasaran dari Latgab TNI 2019 ini adalah sebagai upaya membangun dan mensinergikan kemampuan antar matra, guna menjamin efektivitas dan efisiensi operasional komando tugas gabungan, yang sewaktu-waktu dibentuk dalam menghadapi kontijensi.

Di samping itu, untuk mewujudkan tingkat kesiapsiagaan operasional satuan TNI yang tinggi dengan melalui latihan secara terencana, terpadu, bertingkat, dan berlanjut yang puncaknya adalah Latgab TNI.

Foto: Pendiv2


Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP, menjelaskan, Latihan Gabungan TNI 2019 berbeda dengan Latgab sebelumnya karena sudah mulai diterapkan pelaksanaannya perang modern, yaitu Network Centric Operation atau Network Centric Warfare, yang menggabungkan sistem dari ketiga matra (Darat, Laut dan Udara) yang didukung oleh blackbordnya menggunakan satelit.

Dalam kegiatan ini, seluruh Kepala Staf Angkatan ikut mendampingi Panglima TNI melakukan peninjauan yakni KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji serta KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna. (*/zul)

*Sumber: Pendiv2

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below