698KALI DIBACA

Kemhan RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Lingkungan Masyarakat Sumut

Kemhan RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Lingkungan Masyarakat Sumut
Foto: Kemhan RI
banner 200x200

MedanEkspres | Medan – Kementerian Pertahanan RI menggelar sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara di lingkungan masyarakat Provinsi Sumatera Utara, bertempat di Grand Antares Hotel, Jln SM Raja Medan, Selasa (27/8/2019).

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Direktorat Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, yakni Brigjen TNI Untung Waluyo yang menyampaikan materi; Sosialisasi Kesadaran Bela Negara dalam Rangka Menjamin Kelangsungan Hidup Bangsa dan Negara, serta peneliti utama Center of Strategic and Defense Studies (CSDS) dari UI, DR DKS Nugraha, SP, MSi, MBA, GSC, yang menyampaikan materi; Bela Negara di Era Revolusi Industri 4.0.

Foto: Kemhan RI


Dikatakan Brigjen TNI Untung Waluyo, bela negara adalah sikap dan perilaku warga yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Bela Negara mengandung nilai-nilai cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara,” urainya.

Foto: Kemhan RI


Dijelaskan Brigjen TNI Untung Waluyo, sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara ini diperlukan karena landasan pemikiran, bahwa suatu negara dikatakan kuat pertahanannya apabila bangsa tersebut bersatu padu untuk selalu mempertahankan dan memperjuangkan serta melindungi hak-hak warga negaranya.

“Indonesia akan disegani oleh negara lain apabila seluruh elemen bangsanya bersatu padu dalam pertahanan negara. Namun, era globalisasi telah membuat lalai sebagaian bangsa Indonesia akan kesadaran untuk melindungi dan membela negaranya dari segala bentuk ancamana yang terjadi. Karena itulah, sosialisasi ini perlu dilakukan,” ungkapnya.

Foto: Kemhan RI


Ditegaskan Brigjen TNI Untung Waluyo lagi, bela negara bukanlah bawaan sejak lahir, sehingga perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pembinaan kesadaran bela negara yang dilakukan sejak usia dini hingga dewasa.

“Kesadaran bela negara diperlukan guna membangun karakter bangsa Indonesia yang cinta tanah air, rela berkorban demi negara dan bangsa, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, serta memiliki kemampuan awal bela negara, baik secara psikis maupun secara fisik,” pungkasnya.


Sedangkan DR DKS Nugraha, SP, MSi, MBA, GSC, dalam makalahnya menyampaikan, pembinaan kesadaran bela negara pada lingkungan pendidikan, lingkungan pemukiman dan lingkungan pekerjaan diperlukan secara simultan, terpadu dan menyeluruh serta berlanjut, selaras dengan sasaran pembangunan nasional, baik secara psikis maupun secara fisik.

“Sasaran psikis dimaksud adalah untuk menumbuhkan sikap mental, antara lain cerdas, kritis, kreatif, proaktif, disiplin, bertanggungjawab, tahan uji, pantang menyerah dan rasa bangga sebagai warga Negara Republik Indonesia,” terangnya.

Foto: Kemhan RI


Sedangkan sasaran fisik, lanjut DR DKS Nugraha, SP, MSi, MBA, GSC, adalah membentuk sikap dan perilaku menghargai nilai-nilai kesehatan dan memiliki fisik yang kuat, tangkas, terampil dan disiplin.

Dari penyampaian dua narasumber, bisa disimpulkan bahwa pembinaan kesadaran bela negara berupa nilai-nilai bela negara yang menjadi pijakan warga negara dalam bersikap dan bertindak terbaik bagi bangsa dan negara, sebagai wujud tanggungjawabnya guna menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara Indonesia.

Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar, mahasiswa dan undangan lainnya ini berlangsung cukup komunikatif. Dimana para peserta yang merupakan generasi muda penerus bangsa Indonesia ini terlihat cukup antusias untuk mengajuksn sejumlah pertanyaan terkait materi sosialisasi kepada para narasumber.

Foto: Kemhan RI


Acara diakhiri dengan foto bersama antara narasumber dengan pihak terkait dan para pelajar, mahasiswa serta undangan lainnya.

Turut hadir di acara, di antaranya, Kolonel Arh Luhkito Hadi Iswanto yang mewakili Dirjen Pothan Kemhan RI, perwakilan Kemhan RI di Sumut, Kolonel Inf Azhar Mulyadi, Kolonel Adm Tonelson Siburian dan unsur Forkopimda Sumut lainnya. (*/zul)

*Sumber: Kemhan RI

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below