298KALI DIBACA

Pangdam I/BB: Pimpinan TNI Siap Turunkan Hercules untuk Optimalkan Water Booming Karhutla di Riau

Pangdam I/BB: Pimpinan TNI Siap Turunkan Hercules untuk Optimalkan Water Booming Karhutla di Riau
Foto: Pendam I/BB

MedanEkspres | Medan – Pimpinan Tentara Nasional Indonesia siap menurunkan pesawat Hercules untuk optimalisasi proses Water Booming dalam upaya mengatasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau agar tidak semakin meluas.

Hal ini disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah didampingi Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto dan mantan Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin serta Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi kepada media di Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (14/8/2019).

Foto: Pendam I/BB


Pengadam I/BB menjelaskan, selama dua hari (Senin dan Selasa) mendampingi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri LHK, Siti Nurbaya, dalam meninjau lokasi Karhutla di Provinsi Riau, didapati penanganan yang dilakukan Korem 031/Wira Bima bersama Pemprov Riau dan unsur terkait lainnya, sudah cukup baik.

“Alhamdulillah, Panglima TNI dan rombongan mengakui kinerja Korem 031/WB dalam mengatasi Karhutla cukup baik, walaupun masih ada asap,” terang Pangdam I/BB.

Dari hasil peninjauan udara yang dilakukan Panglima TNI dan rombongan, lanjut Pangdam I/BB, disimpulkan perlu penguatan langkah pencegahan agar lahan yang terbakar tidak semakin membesar.

Foto: Pendam I/BB


Memang tak dipungkiri Mayjen Fadhilah, api yang membakar lahan di Provinsi Riau masih bisa dikendalikan oleh pasukan TNI bersama Polri, BPBD, dan Manggala Agni. Namun, kondisi iklim di Bumi Lancang Kuning yang diperkirakan terus kemarau hingga Oktober mendatang, memerlukan langkah pencegahan yang komprehensif.

“Alhamudillah, melihat kondisi cuaca yang terus panas di Provinsi Riau , maka Komando Atas memberikan sejumlah bantuan. Antara lain, penegakan hukum yang dipastikan Kapolri akan diback up pihaknya secara total. Kemudian dari Panglima TNI yang menurunkan pesawat hercules untuk membantu proses pemadaman yang kian membesar,” jelas jenderal bintang dua mantan Kapuspen TNI itu.

Foto: Pendam I/BB


Pelibatan pesawat hercules dalam pencegahan Karhutla agar tidak membesar di Provinsi Riau, diakui Mayjen Fadhilah untuk menguatkan daya gempur sembilan unit helikopter yang selama ini digunakan dalam proses Water Booming. Satu unit helikopter memiliki daya angkut maksimal satu sampai dua ton air.

Foto: Pendam I/BB


“Pemadaman Karhutla dengan pesawat hercules ini menggunakan bola-bola berisi air yang setiap bola bisa mencapai volume sekitar 10 ton. Bola-bola itu nantinya akan didrop di titik api, sehingga semakin memudahkan proses pendinginan di lokasi yang terbakar,” jelas Mayjen Fadhilah.

Foto: Pendam I/BB


Di sisi lain, lanjut Mayjen Fadhilah, Kementerian LHK juga menyatakan kesiapan untuk mengatasi Karhutla. Antara lain dengan lebih mendalami aturan-aturan yang ada di pihaknya tentang Lingkungan Hidup. Begitu juga dengan BPBD Riau yang menyatakan komitmennya untuk terus menyosialisasikan ke masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

“Hal-hal inilah yang menjadi komitmen dari pimpinan TNI dalam mengatasi Karhutla di Provinsi Riau, di samping soal penegakan hukum tentunya,” pungkas Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah. (*/zul)

*Sumber: redaksi_mec

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below