400KALI DIBACA

Pangdam I/BB dan Kapoldasu Pimpin Patroli Gabungan PAM Putusan Pemilu 2019

Pangdam I/BB dan Kapoldasu Pimpin Patroli Gabungan PAM Putusan Pemilu 2019
Foto: Pendam I/BB

MedanEkspres | Medan – Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto memimpin langsung patroli gabungan TNI-Polri untuk pengamanan putusan Pemilu 2019 oleh KPU pada Rabu, 22 Mei 2019.

Patroli gabungan TNI-Polri yang mengambil garis start dari Jln Pengadilan Medan (depan Makodim 0201/BS), dilakukan setelah selesai apel gelar pasukan pengamanan hasil KPU di Lapangan Benteng Medan, Selasa (21/5/2019).

Foto: Pendam I/BB


Selain Pangdam I/BB dan Kapoldasu, ikut serta dalam patroli gabungan ini, antara lain Danlantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul SAB, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin, Wakapoldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dan sejumlah PJU Kodam I/BB dan Poldasu.

Foto: Pendam I/BB


Sebelumnya, dalam apel gelar pasukan pengamanan hasil KPU di Lapangan Benteng Medan, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah bertindak mewakili Pangdam I/BB. Sedangkan Kapolrestabes Medan bertindak mewakili Kapoldasu.

Dalam amanat tertulis Pangdam I/BB yang dibacakan Dandim 0201/BS dijelaskan, bahwa saat ini merupakan masa-masa terakhir tahapan pemilihan umum tahun 2019. Yaitu pengumuman hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum, tepatnya pada tanggal 22 Mei 2019 esok hari.

Foto: Pendam I/BB


Di beberapa wilayah, khususnya di ibukota Jakarta, situasi menunjukkan peningkatan keamanan yang cukup signifikan menjelang pengumuman KPU.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap situasi keamanan secara nasional. Terlebih lagi saat ini Bangsa Indonesia menjadi sorotan dunia terkait pelaksanaan Pemilihan Umum serentak pada tanggal 17 April 2019 yang lalu.

Foto: Pendam I/BB


Ancaman terhadap keamanan wilayah merupakan ancaman yang dapat menjatuhkan kehormatan dan kedaulatan negara, martabat serta kewibawaan pemerintah.

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman tersebut, TNI-Polribersama institusi terkait perlu menyelenggarakan operasi pengamanan secara terpadu dan sistematis.

Foto: Pendam I/BB


“Sebagaimana kita ketahui bersama, ancaman gangguan keamanan seiring perkembangan teknologi dari waktu ke waktu semakin kompleks dan dinamis.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan masing-masing Satgas Pam secara keseluruhan, baik personil, materiil maupun sarana pendukung pengamanan lainnya,” tegas Pangdam I/BB.

Foto: Pendam I/BB


“Saya selaku salah satu unsur pimpinan TNI-Polri di wilayah ini harus dapat meyakini bahwa tiap-tiap Satgas sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu untuk menangkal berbagai kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan dapat terjadi,” tukas Pangdam I/BB lagi.

Dijelaskan Pangdam I/BB, apel gelar pasukan ini menggambarkan totalitas kesiapan pengamanan, mulai dari H-1 sampai dengan selesainya seluruh tahapan Pemilihan Umum tahun 2019.

Foto: Pendam I/BB


Pangdam I/BB berharap pada pelaksanaan pengamanan ini agar lebih ditingkatkan koordinasi dan kerja sama yang terencana terarah dan terkendali, dengan tetap berpedoman pada pengamanan Pemilu agar sasaran dan tujuan pengamanan dapat dicapai dengan optimal dan sukses.(*/zul)

*Sumber: redaksi_mec

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below