377KALI DIBACA

Alih Kodal, Yonif 755 Gelar Kirab Tunggul di Merauke

Alih Kodal, Yonif 755 Gelar Kirab Tunggul di Merauke
Foto: Dispenad

MedanEkspres | Merauke – Dalam rangka meningkatkan semangat juang prajurit Cakra serta mengenalkan tradisi yang baik kepada masyarakat, Yonif 755/Kostrad melaksanakan Kirab Tunggul Batalyon dalam rangkaian alih kodal di Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Danyonif 755/Kostrad, Mayor Inf Agus Rediyanto, S.E, dalam rilis tertulisnya di Merauke, Minggu (14/4/2019)

Dijelaskan oleh Agus bahwa dengan adanya alih kodal di bawah Kostrad sesuai PerKasad nomor 16 Tahun 2018, tentunya merupakan kebanggaan bagi setiap prajurit 755/Kostrad.

Namun hal tersebut belum cukup apabila tidak adanya suatu tradisi pergantian bendera perang Tunggul Batalyon Infanteri 755/Kostrad

“Sebelumnya Batalyon kita berada di bawah Kodam XVII/Cenderawasih, dan setelah alih kodal di bawah Kostrad. Kemudian tunggul kita masih memakai tunggul yang lama, maka dari itu kita membuat suatu tradisi yaitu Kirab Tunggul yang Lama dan Tunggul yang baru,” jelas Agus.

“Tujuannya adalah supaya hal-hal yang baik dari tunggul lama dapat menular ke tunggul yang baru dan apabila ada hal-hal yang kurang baik mudah mudahan dapat tertinggal selama di perjalanaan kita melaksanakan tradisi ini,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Agus, selama diperjalanan kegiatan kirab, Yonif 755/Kostrad ingin menularkan hal dan kegiatan yang baik kepada masyarakat di beberapa kampung yang telah kita lewati.

“Di antaranya kita selama singgah di kampung tersebut mengadakan kegiatan Binter seperti kemarin ada pengobatan gratis, karya bakti, bakti sosial, anjangsana, dan juga memberikan bimbingan anak sekolah,” tambahnya.

Kegiatan kirab tunggul tersebut dimulai pada hari Kamis pagi (11/4/2019), tepatnya di Titik 0 Km dengan diawali upacara pemasangan Tunggul Darma Putra oleh Komandan Batalyon.

Jarak yang akan ditempuh sejauh 130 Km menuju Pantai Payum sebagai garis finish dan sesuai rencana pelaksanaan upacara tradisi pada tanggal 13 April 2019.

“Nantinya di akhir kegiatan akan dilakukan penjamasan Tunggul lama yang nantinya disimpan dan akan menjadi sejarah. Serta penciuman dan penjamasan Tunggul baru yang nantinya akan menjadi Tunggul Batalyon 755/Kostrad,” ucap Agus.

Pelaksanaan Kirab Tunggul Batalyon ditempuh selama 3 hari 2 malam dengan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon serta diikuti oleh seluruh perwira dan 150 personel Yonif 755 Kostrad.

Kegiatan upacara tradisi di Pantai Payum tersebut turut dihadiri oleh Ibu persit Yonif 755/Kostrad serta masyarakat yang berada di sekitar pantai. (*/zul)

*Sumber: Dispenad

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below