752KALI DIBACA

Ledakan di Cafe Sate Kerang Rahmad Jln Kriung Medan, 8 Terluka, 2 di Antaranya Tewas

Ledakan di Cafe Sate Kerang Rahmad Jln Kriung Medan, 8 Terluka, 2 di Antaranya Tewas
Foto: redaksi_mec

MedanEkspres | Medan – Sebuah ledakan hebat dari tabung gas terjadi di Cafe Sate Kerang Rahmad, Jln Kriung, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/4/2019) pukul 18.30 Wib.

Dampak ledakan ini menyebabkan delapan orang terluka serius, dua di antara meninggal dunia. Selain itu, kerasnya ledakan menyebabkan empat bangunan yang berdampingan dengan gedung Cafe Sate Rahmad, ikut mengalami kerusakan cukup parah.

Foto: redaksi_mec


Informasi di lapangan yang dirangkum medanekspres.com menyebutkan, seluruh korban luka yang berjumlah enam orang telah dilarikan ke RS Royal Prima Medan untuk mendapat perawatan intensif.

Mereka adalah:
1. Rahmad Efendi (43), pemilik Cafe Sate Kerang Rahmad, alamat Jln Kruing No.3d
, mengalami luka bakar nyaris di seluruh bagian tubuh. Saat ini masih dalam penangan pihak RS Royal Prima.
2. Nurmala Dewi (37), istri Rahmad Efendi. Alamat Jln Kruing No.3d, mengalami luka bakar serius, dan kini masih dalam penangan pihak RS Royal Prima.
3. Tria (24), perempuan. Mengalami luka serius di kepala.
4. Jafier (10), laki-laki (meninggal dunia).
5 Eren (2), laki-laki (meninggal dunia)
6. Forinawati, alamat Jln kruing No.3c (rawat jalan)
7. Frasiska Natalia, alamat Jln kruing No.3c (rawat jalan)
8. Natalia, Jln Kruing No.3c (rawat jalan)

Foto: redaksi_mec


Foto: redaksi_mec


Foto: redaksi_mec


Kondisi di lapangan, sejumlah petugas pemadam kebarakan dibantu personil Koramil 01/Medan Barat, Kodim 0201/BS dan Polsek Medan Baru, masih terus berjaga di lokasi untuk membantu proses penanganan pasca ledakan.

Foto: redaksi_mec


Pengakuan saksi mata, Irma (19) yang merupakan karyawan Cafe Sate Kerang Rahmad menjelaskan, tabung gas tanam yang meledak, memang sudah mengalami masalah sejak pagi hari.

Foto: redaksi_mec


“Saat ledakan terjadi, saya sedang di lantai dua. Ketika turun, saya melihat Pak Rahmad dan Ibu Dewi sudah dalam kondisi terluka serius,” kata perempuan asal Kabupaten Batubara ini. (*/zul)

*Sumber: redaksi_mec

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below